PDAM PANCURAN TELAGO KABUPATEN BUNGO TERUS BERBENAH, PERCEPAT PEMBANGUNAN SPAM RIMBO TENGAH DEMI PENINGKATAN LAYANAN AIR BERSIH KEPADA MASYARAKAT

 

 

Muara Bungo – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pancuran Telago Kabupaten Bungo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan air bersih yang maksimal dan berkualitas kepada seluruh pelanggan di Kabupaten Bungo.

Sebagai bentuk keseriusan tersebut, PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo melakukan kunjungan kerja ke Balai Sarana dan Prasarana Permukiman Cipta Karya Provinsi Jambi terkait percepatan usulan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Rimbo Tengah yang direncanakan akan dilaksanakan pada tahun 2027–2028.

Selain itu, PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo juga melakukan kunjungan kerja ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI guna membahas percepatan pembangunan intake pengambilan air baku untuk mendukung operasional IPA Rimbo Tengah nantinya.

Kedua balai tersebut merupakan perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia di Provinsi Jambi yang menerima dan memproses usulan dari pemerintah daerah untuk mendapatkan bantuan pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berdasarkan hasil koordinasi dan komunikasi intensif yang dilakukan, progres dari kedua usulan pembangunan tersebut saat ini telah mencapai sekitar 90 persen dan telah mendapat persetujuan dari Balai PUPR Provinsi Jambi untuk dilaksanakan pada tahun 2027–2028.

Insyaallah, apabila SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Rimbo Tengah ini telah dibangun, maka akan meningkatkan durasi layanan air minum di dalam Kota Muara Bungo menjadi lebih lama, bahkan ditargetkan dapat melayani pelanggan selama 20 hingga 24 jam setiap hari.

Peningkatan layanan tersebut sangat memungkinkan terjadi karena keberadaan SPAM Rimbo Tengah nantinya akan mengurangi beban produksi dari IPA Sungai Pinang yang saat ini sudah mengalami overload dengan jumlah layanan mencapai sekitar 4.500 pelanggan.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo juga melakukan kunjungan kerja ke PDAM Tirta Mayang Jambi untuk mempelajari sistem pelayanan yang maksimal kepada pelanggan.

Dalam kunjungan tersebut, PDAM Pancuran Telago juga melakukan pembahasan terkait strategi penanganan tunggakan pelanggan, termasuk implementasi Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Muara Bungo yang telah disepakati beberapa minggu lalu.

Kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Muara Bungo tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam menekan angka tunggakan pelanggan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo menegaskan bahwa pihaknya akan terus berbenah untuk menyediakan air bersih kepada pelanggan dengan pelayanan yang maksimal dan berkualitas, salah satunya melalui kerja sama dengan PUPR RI perwakilan Provinsi Jambi untuk mendapatkan bantuan dana APBN dalam meningkatkan infrastruktur penyediaan air bersih di Kabupaten Bungo ke depannya.

PDAM Pancuran Telago juga menilai bahwa tanpa adanya kerja sama yang baik dan hubungan yang harmonis dengan kedua balai tersebut, peluang masuknya program bantuan pemerintah pusat ke Kabupaten Bungo, khususnya ke PDAM Pancuran Telago, akan sangat kecil.

Diketahui, program bantuan dana APBN untuk peningkatan infrastruktur penyediaan air bersih di PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo sudah lama tidak didapatkan, bahkan dalam kurun waktu belasan tahun terakhir.

Hal tersebut diduga karena kurangnya koordinasi dari pihak Pemerintah Kabupaten Bungo dengan Balai PUPR Provinsi Jambi maupun dengan Kementerian PUPR RI di masa sebelumnya.

Oleh karena itu, saat ini PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo bersama Pemerintah Kabupaten Bungo terus melakukan langkah “jemput bola” untuk mendapatkan bantuan APBN melalui Balai PUPR Provinsi Jambi dengan cara terus melakukan koordinasi secara intensif agar usulan yang diajukan dapat dikabulkan oleh PUPR RI yang dijembatani oleh Balai PUPR Provinsi Jambi.

PDAM Pancuran Telago Kabupaten Bungo optimistis, dengan sinergi dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, peningkatan infrastruktur air bersih di Kabupaten Bungo dapat segera terwujud demi kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *